Etika Bisnis Dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Mereka tidak menggunakan kedudukan atau kekuatan yang dimiliki untuk bersikap otoriter maupun seenaknya sendiri. Mereka mampu bersikap adil pada setiap karyawan, menoleransi perbedaan, berpikiran terbuka, mengakui jika melakukan kesalahan, bahkan tak segan mengubah prinsip atau keputusan jika diperlukan. Selain pengertian etika bisnis di atas, beberapa ahli juga memaparkan definisi mereka sendiri mengenai istilah tersebut. Berikut adalah beberapa definisi etika bisnis berdasarkan pendapat para ahli.

Namun, harus disadari, bahwa meskipun keuntungan yang diperoleh berlimpah, tetapi hasilnya tidak berkah. Jika kita lihat dari ciri-ciri etika bisnis Islam sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW, terlihat bahwa para pelaku usaha kecil di tiga tempat tersebut sebagian besar telah mempraktikkan etika bisnis Islam. Rasululah Saw, sangat banyak memberikan petunjuk mengenai etika bisnis. Sementara untuk pebisnis yang masuk dalam the genius of and, ia sepenuhnya percaya bahwa tidak ada bisnis tanpa adanya etika.

Selain itu seluruh biaya produksi harus direfleksikan dalam harga yang dibayar baik oleh perusahaan maupun individu. Ekonomi dan hukum merupakan dua hal yang penting dalam pembuatan keputusan bisnis. Seperti halnya dalam suatu pertandingan sepak bola dimana kedua tim yang bertanding harus menjujung tinggi sportifitas dan dalam bisnis, juga demikian. Dalam suatu sistem bisnis yang kompetitif, dimana setiap orang bebas untuk bertindak asal tidak bertentangan dengan etika.

Etika dalam berbisnis

Nilai dan tata cara untuk hidup bermasyarakat itulah yang disebut sebagai etika. Jika tidak, tentu akan sering terjadi perselisihan tidak sehat yang dapat memperlambat proses kemajuan dan perkembangan. Bisnis merupakan kegiatan yang sangat acquainted dan seringkali setiap orang lakukan dalam kegiatan ekonomi.

Ketika ketidakjujuran bernaung pada bisnis kita tentunya reputasi perusahaan kita bisa turun bahkan hancur. Perlu diingat, bahwa mengembalikan kepercayaan di dunia bisnis itu tentu sangat sulit serta membutuhkan waktu cukup lama. Oleh karena itu, dalam berbisnis biasakanlah untuk berperilaku jujur kepada siapapun, agar usaha kita bisa bermanfaat bagi orang lain. Etika dalam berbisnis tidak hanya dibutuhkan sebagai suatu sikap ketika bertemu dengan rekan bisnis tetapi juga sikap yang harus ditunjukkan kepada klien atau konsumen. Dengan memiliki etika bisnis yang baik, Anda bisa membangun citra yang baik pula. Mari mengenal pengertian dari etika bisnis sebelum melangkah lebih jauh memahami point-point terusan didalamnya dan sebagai media ajar berbisnis.

Ucapan “terimakasih” merupakan kata sederhana namun memiliki dampak yang besar bagi banyak orang. Dengan mengucapkan terimakasih, maka ini menunjukkan bahwa seseorang menghargai orang lain. Namun, jangan mengucapkannya secara berlebihan karena dapat menimbulkan kesan tidak tulus atau seperti dibuat-buat.

Dengan begitu, bisnismu dapat berkembang dan mencapai target dengan sukses. Tujuan akhir dari etika bisnis tentu melibatkan keberlangsungan perusahaan. Dalam jangka pendek, perusahaan dengan etika yang baik akan mendapatkan nilai dan pandangan positif sehingga lebih dianggap tepercaya.

Prinsip otonomi memandang bahwa perusahaan secara bebas memiliki wewenang sesuai dengan bidang yang dilakukan dan pelaksanaannya dengan visi dan misi yang dimilikinya. Kebijakan yang diambil perusahaan harus diarahkan untuk pengembangan visi dan misi perusahaan yang berorientasi pada kemakmuran dan kesejahteraan karyawan dan komunitasnya. Perilaku Etis penting diperlukan untuk sukses jangka panjang dalam sebuah bisnis. Pentingnya etika bisnis tersebut berlaku untuk kedua perspektif baik lingkup makro ataupun mikro. Orang yang berintegritas biasanya memiliki prinsip lain seperti kejujuran, rasa menghargai, tanggung jawab pribadi, rasa kasih dan ketergantungan. Kualitas seperti ini akan memengaruhi respon individu ketika menghadapi tantangan untuk membuat keputusan yang tepat.