Pendekatan Dan Prinsip Etika Bisnis Dalam Perusahaan

Hal ini dapat memberikan pembekalan kepada setiap pemimpin perusahaan ketika mempertimbangkan untuk mengambil keputusan strategis yang terkait dengan masalah moral yang kompleks. Akan tetapi, tak jarang terkadang beberapa pelaku bisnis menggunakan sosial media dengan tidak bijak tanpa memperhatikan beberapa etika berbisnis yang ada. Menjalankankan praktik etika bisnis mungkin saja bukan merupakan metode yang menguntungkan organisasi dalam jangka pendek, tetapi penerapan etika bisnis ini akan sangat berguna untuk keberlangsungan organisasi dalam jangka waktu panjang. Semua orang pasti tahu bahwa berperilaku penuh etika akan menciptakan hasil bisnis yang positif. Disebutkan oleh para ahli, integritas merupakan konsep etika yang paling penting yang mencakup semua area bisnis. Ketika Anda bertindak dengan integritas maka perilaku etis akan muncul secara alami.

Mengukur baik buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan yang hendak dicapai, atau berdasarkan akibat yang ditimbulkan oleh tindakan tersebut. Data pribadi Anda akan digunakan untuk mendukung pengalaman Anda di seluruh situs internet ini, untuk mengelola akses ke akun Anda, dan untuk tujuan lain yang dijelaskan dalam kebijakan privasi. Keberadaan etika diharapkan menjadi barometer pengukuran nilai-nilai moral khususnya kebijakan yang dihasilkan dalam bisnis. Untuk menciptakan kondisi bisnis yang kondusif, harus ada saling percaya antara pengusaha yang sudah besar dengan perusahaan kecil menengah agar mereka mampu berkembang bersama. Pelaku bisnis dituntut untuk tidak mengeksploitasi lingkungan, meskipun saat itu merupakan kesempatan untuk memperoleh keuntungan besar. Pelaku bisnis harus peduli terhadap keadaan masyarakat, tidak hanya dalam bentuk “uang” dengan cara memberi sumbangan, melainkan lebih kompleks lagi.

Patuhilah aturan tersebut agar menjadi pembisnis yang disegani banyak pihak. Loyalitas dapat ditunjukkan dengan bekerja sesuai dengan visi dan misi perusahaan serta tidak mencampurkan urusan kantor dengan masalah pribadi. Etika bisnis yang diterapkan dengan baik akan membantu meningkatkan reputasi perusahaan. Dengan demikian, suasana integritas di dalam perusahaan pun ikut meningkat. Hampir dalam setiap perusahaan, karyawan ingin merasa bahagia dan rileks di akhir pekan.

Etika dalam berbisnis

Pengendalian diri Artinya, pelaku-pelaku bisnis dan pihak yang terkait mampu mengendalikan diri mereka masing-masing untuk tidak memperoleh apapun dari siapapun dan dalam bentuk apapun. Etika dalam dunia bisnis apabila moral merupakan sesuatu yang mendorong orang untuk melakukan kebaikan etika bertindak sebagai rambu-rambu yang merupakan kesepakatan secara rela dari semua anggota suatu kelompok. Dunia bisnis yang bermoral akan mampu mengembangkan etika (patokan/rambu-rambu) yang menjamin kegiatan bisnis yang seimbang, selaras, dan serasi. Perusahaan meyakini prinsip bisnis yang baik adalah bisnis yang beretika, yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang dijalankan dengan mentaati kaidah-kaidah etika sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku. Itulah beberapa poin etika berbisnis yang harus dimiliki jika ingin agar usaha lancar dan stabil. Anda yang menjalankan poin-poin tersebut akan mendapat pencitraan positif dari masyarakat sehingga konsumen tak segan menggunakan servis dari perusahaan.

Semua pengusaha sangat membutuhkan etika bisnis, baik pengusaha yang sudah lama terjun ke dalam dunia bisnis maupun pengusaha yang masih baru terjun ke dunia bisnis. Perusahaan yang memiliki etika bisnis dinilai mampu mencapai tujuan perusahaan dengan baik. Ada beberapa prinsip yang dapat diterapkan guna memenuhi etika tersebut. Prinsip ini sebagai acuan sebuah perusahaan yang akan menjalankan etika demi mencapai tujuan yang di inginkan. Untuk lebih memahami hakikat dari etika bisnis ini, ada baiknya kita telusuri dahulu pengertian kedua kata tersebut. Etika, lazim dimaknai sebagai suatu konsepsi nilai-nilai tentang perilaku benar dan salah, atau baik dan buruk, yang diterima secara ke-kami-an maupun ke-kita-an oleh suatu masyarakat dalam kurun waktu tertentu.

Nabi Muhammad Saw mengatakan, “Allah merahmati 123 seseorang yang ramah dan toleran dalam berbisnis” (H.R. Bukhari dan Tarmizi). Secara singkat, Adam Smith mengartikan bisnis baik sebagai bisnis yang tidak memberikan dampak buruk sama sekali bagi siapapun. Bisnis baik ini memiliki norma-norma dasar yang merupakan kebalikan dari bisnis sukses. Meski begitu, bukan berarti bisnis baik ini sama dengan bisnis yang tidak sukses. Justru, bisnis baik dapat meraih kesuksesan yang bersifat jangka panjang. Dalam berbisnis, revenue menjadi motor utama yang akan menentukan apakah bisnis tersebut dapat terus berjalan.

Etika Bisnis Dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Mereka tidak menggunakan kedudukan atau kekuatan yang dimiliki untuk bersikap otoriter maupun seenaknya sendiri. Mereka mampu bersikap adil pada setiap karyawan, menoleransi perbedaan, berpikiran terbuka, mengakui jika melakukan kesalahan, bahkan tak segan mengubah prinsip atau keputusan jika diperlukan. Selain pengertian etika bisnis di atas, beberapa ahli juga memaparkan definisi mereka sendiri mengenai istilah tersebut. Berikut adalah beberapa definisi etika bisnis berdasarkan pendapat para ahli.

Namun, harus disadari, bahwa meskipun keuntungan yang diperoleh berlimpah, tetapi hasilnya tidak berkah. Jika kita lihat dari ciri-ciri etika bisnis Islam sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW, terlihat bahwa para pelaku usaha kecil di tiga tempat tersebut sebagian besar telah mempraktikkan etika bisnis Islam. Rasululah Saw, sangat banyak memberikan petunjuk mengenai etika bisnis. Sementara untuk pebisnis yang masuk dalam the genius of and, ia sepenuhnya percaya bahwa tidak ada bisnis tanpa adanya etika.

Selain itu seluruh biaya produksi harus direfleksikan dalam harga yang dibayar baik oleh perusahaan maupun individu. Ekonomi dan hukum merupakan dua hal yang penting dalam pembuatan keputusan bisnis. Seperti halnya dalam suatu pertandingan sepak bola dimana kedua tim yang bertanding harus menjujung tinggi sportifitas dan dalam bisnis, juga demikian. Dalam suatu sistem bisnis yang kompetitif, dimana setiap orang bebas untuk bertindak asal tidak bertentangan dengan etika.

Etika dalam berbisnis

Nilai dan tata cara untuk hidup bermasyarakat itulah yang disebut sebagai etika. Jika tidak, tentu akan sering terjadi perselisihan tidak sehat yang dapat memperlambat proses kemajuan dan perkembangan. Bisnis merupakan kegiatan yang sangat acquainted dan seringkali setiap orang lakukan dalam kegiatan ekonomi.

Ketika ketidakjujuran bernaung pada bisnis kita tentunya reputasi perusahaan kita bisa turun bahkan hancur. Perlu diingat, bahwa mengembalikan kepercayaan di dunia bisnis itu tentu sangat sulit serta membutuhkan waktu cukup lama. Oleh karena itu, dalam berbisnis biasakanlah untuk berperilaku jujur kepada siapapun, agar usaha kita bisa bermanfaat bagi orang lain. Etika dalam berbisnis tidak hanya dibutuhkan sebagai suatu sikap ketika bertemu dengan rekan bisnis tetapi juga sikap yang harus ditunjukkan kepada klien atau konsumen. Dengan memiliki etika bisnis yang baik, Anda bisa membangun citra yang baik pula. Mari mengenal pengertian dari etika bisnis sebelum melangkah lebih jauh memahami point-point terusan didalamnya dan sebagai media ajar berbisnis.

Ucapan “terimakasih” merupakan kata sederhana namun memiliki dampak yang besar bagi banyak orang. Dengan mengucapkan terimakasih, maka ini menunjukkan bahwa seseorang menghargai orang lain. Namun, jangan mengucapkannya secara berlebihan karena dapat menimbulkan kesan tidak tulus atau seperti dibuat-buat.

Dengan begitu, bisnismu dapat berkembang dan mencapai target dengan sukses. Tujuan akhir dari etika bisnis tentu melibatkan keberlangsungan perusahaan. Dalam jangka pendek, perusahaan dengan etika yang baik akan mendapatkan nilai dan pandangan positif sehingga lebih dianggap tepercaya.

Prinsip otonomi memandang bahwa perusahaan secara bebas memiliki wewenang sesuai dengan bidang yang dilakukan dan pelaksanaannya dengan visi dan misi yang dimilikinya. Kebijakan yang diambil perusahaan harus diarahkan untuk pengembangan visi dan misi perusahaan yang berorientasi pada kemakmuran dan kesejahteraan karyawan dan komunitasnya. Perilaku Etis penting diperlukan untuk sukses jangka panjang dalam sebuah bisnis. Pentingnya etika bisnis tersebut berlaku untuk kedua perspektif baik lingkup makro ataupun mikro. Orang yang berintegritas biasanya memiliki prinsip lain seperti kejujuran, rasa menghargai, tanggung jawab pribadi, rasa kasih dan ketergantungan. Kualitas seperti ini akan memengaruhi respon individu ketika menghadapi tantangan untuk membuat keputusan yang tepat.