Cara Bijak Mulai Bisnis Di Tengah Pandemi Covid

TRIBUNNEWS.COM – Salah satu bagian tersulit dari menjalankan bisnis adalah memulainya, apalagi bagi pemula yang berniat membuka usaha untuk pertama kalinya. Banyak usaha kecil menengah di AS terpuruk atau harus tutup akibat dampak pandemi Covid-19. Apabila Anda memiliki hobi dan lihai menggambar menggunakan alat digital, bisa mengembangkannya menjadi layanan jasa desain. Anjuran dari pemerintah untuk belajar dari rumah memang membuat praktek kursus online menjadi semakin booming dan diminati.

JAKARTA,KOMPAS.com – Nikmatnya dunia kuliner tidak hanya bisa dirasakan dari makanan, melainkan juga bisa dirasakan dari laba bisnis kuliner. Mungkin Anda merasa tidak percaya diri atau tidak punya modal besar untuk memulainya. Jangan khawatir, untuk membuka usaha rumahan kadang tidak dibutuhkan modal berupa uang, tapi niat dan komitmen. Diatas merupakan beberapa alternatif peluang bisnis dimasa pandemi saat ini.

Contohnya, Es Teler seventy seven yang melakukan strategi penjualan produk makanan beku . Dengan strategi ini, bisnis mereka tidak terpengaruh dengan sepinya dine-in. Sebab, bisnis mereka mulai diarahkan ke produk takeaway dengan penjualan online.

Membuka Bisnis di masa pandemi

Pastikan bisnis yang dibangun sudah sesuai dengan modal yang dimiliki. Jika berniat meminjam ke financial institution, siapkan rencana matang sebelum mengajukan kredit. Carilah lokasi berjualan yang terbuka untuk akses umum dan strategis.

Selain menjadi dropshipper, salah satu bisnis on-line yang banyak digandrungi anak muda zaman sekarang adalah dengan menjadi reseller. Apalagi, untuk jadi seorang reseller tidak memerlukan modal besar. Ada berbagai ide bisnis di masa pandemi yang dapat dilakukan guna menambah pendapatan. Ide bisnis di masa pandemi bisa bersumber dari hobi, seperti memasak, berkebun, berolahraga, dan aktivitas lainnya.

Suggestions Mulai Usaha Ikan Hias, Bisnis Yang Makin Bersemi Kala Pandemi

“Sekarang adalah waktu yang fantastis untuk memulai sebuah bisnis. Di tengah pembatasan sosial yang diterapkan, hanya sedikit orang yang memikirkannya,” pungkas Chen. Bagi pemula, Chen menyarankan untuk menemukan platform iklan berbiaya murah untuk menghemat biaya. Bahkan, jika belum memiliki anggaran, tak ada salahnya untuk memasarkan produk secara organik dari mulut ke mulut.

Cara Menghitung HPP Untuk Bisnis KulinerHPP adalah jumlah biaya yang harus dikeluarkan bisnis untuk memproduksi barang atau jasa. Sebagai pemilik UKM atau bisnis kecil menengah, berusaha mempertahankan bisnis saja tidak cukup. Caranya dengan mulai memperhatikan perilaku dan kebiasaan baru di masyarakat selama masa pandemi. Belakangan ini, masyarakat sangat berhati-hati dengan setiap pembelian yang dilakukan karena harus mengutamakan kebersihan.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang sulit diprediksi saat memulai usaha. Persiapan seperti ini akan membuat perencanaan bisnis semakin matang dan menghindarkan kamu dari risiko terburuk yang bisa terjadi. Ide yang tidak diwujudkan sampai selamanya hanya akan menjadi ide. Memulai bisnis memang penuh dengan risiko, tapi kamu harus berani dan sanggup memikirkan cara untuk meminimalisir risiko tersebut. Dalam rangka memenuhi tugas akhir dari mata kuliah Kewirausahaan, mahasiswa PGPAUD 2019 kelas B mengadakan kegiatan webinar dengan tema “Membuka Usaha di Masa Pandemi? Selaku Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan FIP UPI, Dr. Heny Djoehaeni, S.Pd., M.Si.

Saat berpikir untuk memulai bisnis, kebanyakan pemula sudah terlampau jauh membayangkan keuntungan yang besar sehingga tergesa-gesa dalam menggelontorkan modal. Misal, baru memulai bisnis jual beli tanaman, langsung ingin menyewa ruko. Saat bisnis kuliner on-line mulai menguntungkan, terpikir untuk membuka kedai. Padahal, pembatasan aktivitas sosial masih berlaku entah sampai kapan.

Jika menjual produk makanan segar seperti sayur dan buah, berikan pengiriman dengan kurir instant untuk menjaga kualitas produk. Untuk promosi berbasis online, sudah tidak perlu diragukan lagi efektivitas dan efisiensinya. Seperti pada contoh, Anda dapat menggunakan gambar produk yang jelas dan orisinal, serta mengunggah gambar dari segala sisi. Pada halaman produk, Anda juga dapat menuliskan harga produk dan juga harga promosi, jika ada. Untuk tutorial lebih lengkap, Anda dapat mengunjungi artikel kami mengenai membuat toko on-line mudah. Bisnis offline yang memerlukan sewa tempat usaha, operasional dengan sarana dan prasarana yang tidak sedikit, keamanan fisik, dan risiko kesehatan yang tinggi.

Membuka Bisnis di masa pandemi

Kamu bisa menjual kopi kekinian kemasan literan seperti yang kini tengah banyak dipesan orang. Untuk membuat kopi kekinian yang nikmat kamu juga bisa belajar dari berbagai sumber salah satunya, YouTube. Terjun ke dunia bisnis, tentu Anda harus siap dengan yang namanya persaingan. Untuk menyikapi persaingan tersebut, Anda perlu menyiapkan mental.

Selain itu, pengurusan izin makanan selain daging juga bisa dilakukan dengan mendatangi dinas perindustrian setempat atau hanya PIRT. Disaat masa krisis, piutang memang menjadi lahan untuk memeroleh penghasilan dengan cepat. Uang tunai sangat disarankan agar bisnis dapat memutarnya kembali dan menutup segala biaya operasional bisnis saat ini. Meskipun Anda memiliki modal yang besar, bukan berarti bisnis tidak memiliki potensi akan hal-hal yang tidak dapat dibayar.

Hal ini benar-benar harus diperhatikan bagi wiraswasta karena bila terjadi satu kesalahan, maka usaha tersebut akan hancur. Wiraswasta juga harus pintar memilih patner untuk bekerja terutama pemasok bahan baku, pekerja, dan mitra untuk pengiriman agar hal-hal yang diwaspadai di atas tidak akan mengenai bisnis mereka. Berwiraswasta ialah kegiatan yang dilakukan oleh wiraswasta agar mendapat keuntungan. Namun, di saat pandemi COVID-19 seperti ini banyak usaha-usaha yang akhirnya mendapatkan banyak kerugian bahkan sampai gulung tikar. Penyebabnya adalah berkurangnya tingkat konsumtif masyarakat yang berkaitan dengan berkurangnya pendapatan dari pekerjaan mereka. Tetapi, sebagai wiraswasta kita dituntut untuk berinovasi dan berfikir kreatif bukan hanya di saat perekonomian naik, tetapi juga saat perekonomian turun.