Strategi Memilih Rekan Bisnis, Kunci Usaha Sukses

Tapi pepatah lama mengatakan, “bisnis ya bisnis , teman ya teman” jadi jika urusan bisnis harus profesional . Dan sebelum memutuskan bisnis bareng teman sebaiknya harus dipikirkan ulang karena jika bisnis gagal pertemanan juga bisa berantakan. “Pertemuan tatap muka penting karena persepsi setiap orang bisa berbeda kalau bicara lewat chatting, bisa menimbulkan salah paham. Kalau suasana diskusi sudah enggak kondusif, baiknya langsung melakukan pertemuan tatap muka,” saran wanita yang membangun bisnis bersama Aurelia Era dan Enditha, bintang film “Bangsal 13”. Melihat fakta seputar bisnis di atas, maka Anda perlu untuk mempersiapkan diri serta mental sebelum memulai untuk mendirikan sebuah bisnis. Mungkin bagi sebagian orang, membangun bisnis dianggap sebagai perkara yang mudah.

Berbisnis dengan parter

Jangan sampai memilih rekan bisnis yang karakter dan kepribadiannya bertolak belakang denganmu untuk menghindari terjadinya konflik dalam berbisnis. Pastikan kamu mampu membangun chemistry yang baik dengan rekan bisnismu. Selain itu, adanya rekan bisnis bisa memperluas jaringan yang bisa dimanfaatkan untuk bisnismu. Kamu dan rekan bisnismu pun harus saling melengkapi setiap kekurangan atau kelemahan yang mungkin terjadi pada saat menjalankan bisnis. Makanya, sangat penting buat kamu untuk mencari rekan bisnis yang bisa diajak kerjasama.

Berencana ingin membuka sebuah bisnis memang menjadi pilihan yang tepat. Apalagi jika Anda tidak terlalu suka dengan peraturan kantor. Bisnis adalah jalan keluar yang terbaik untuk tetap memperoleh penghasilan.

Tips memilih associate bisnis yang satu ini sangat penting untuk Anda pertimbangkan. Carilah rekanan bisnis yang bisa fokus dalam menjalankan bisnis. Karenanya sebelum memilih partner, kenali terlebih dulu pribadi orang yang akan menjadi associate bisnis Anda tersebut.

Hal yang paling sulit dalam berbisnis dengan teman adalah sulitnya memisahkan antara masalah pribadi dengan masalah perusahaan. Sehingga seringkali ketika ada masalah pribadi membuat ketidakprofesionalan dalam pekerjaan. Tentunya akan berbeda jika Kamu mencari orang baru untuk menjadi partner bisnis Kamu , Kamu harus beradaptasi dengan karakternya. Selain itu jika berbisnis dengan orang baru Kamu harus mengetahui backgroundnya, apakah dia pernah melakukan kecurangan dalam bisnis sebelumnya atau seperti apa?

Dengan laporan keuangan, Anda dapat mengetahui kondisi keuangan, laba-rugi bisnis hingga arus kas masuk dan keluar. Pasanglah target yang kira-kira bisa diraih bersama dan dilakukan bersama-sama pula. Jangan sampai hanya Anda yang bekerja keras mencapai goal maupun tujuan yang telah Anda dan teman tetapkan, sementara mereka tidak melakukan hal yang sama. Pastikan Anda sudah benar-benar mengenal teman Anda dengan baik untuk menghindari segala permasalahan yang nantinya bisa merugikan Anda.