6 Cara Jitu Mencari Rekan Bisnis

Sekalipun partner bisnis tersebut memiliki hubungan yang dekat denganmu di kehidupan pribadi, ia tetap harus bersikap profesional dalam menjalankan usaha. Melalui adanya partnership, para pelaku usaha bisa saling mendukung satu sama lain untuk mencapai tujuannya serta menghasilkan keuntungan yang maksimal. Tentunya, dalam menjalankan partnership, ada beberapa hal juga yang perlu diperhatikankan, misalnya seperti memiliki jenis kerja yang sama serta memenuhi tanggung jawab sebagai associate. Dengan begitu, bisnis yang Kamu lakukan bukan hanya mendapatkan revenue yang memuaskan, melainkan juga bisa berkembang serta memperluas hubungan dengan mitra bisnis bisnis dan pelanggan. Untuk itu banyak orang yang memilih partner bisnis dari teman sendiri. Karena memang udah lama kenal pasti akan memudahkan kita dalam berkomunikasi.

Dan secara kebetulan, kami menemukan banyak kesamaan, bukan hanya dalam segi private saja, tapi sama halnya dalam segi bisnis. Tidak hanya visi dan misi, tetapi juga dalam segi fashion mendekorasi kue, ritme kerja, dan cara berpikir pun kami terbilang cukup mempunyai banyak kemiripan. Jadi, tidak membutuhkan waktu yang lama untuk kami memutuskan menjadi associate bisnis dan bisa bersama-sama membangun SweetSalt perlahan-lahan. Memilih dan mengenali orang yang benar-benar jujur atau berbohong memang tidak mudah. Termasuk juga ketika kita memilih companion bisnis, juga dibutuhkan kejujuran dalam menjalankan bisnis.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, untuk pembagian keuntungan ini harus masuk dalam perjanjian sebelum menjalankan usaha. Jika dilakukan dengan benar, memiliki partner bisnis bisa mendatangkan keuntungan. Untuk mendapatkan partner bisnis yang tepat, seorang pebisnis perlu melakukan riset tentang calon companion bisnisnya. Seorang pebisnis harus memeriksa latar belakang dari calon companion bisnisnya secara menyeluruh. Kontra ketiga dari memiliki associate bisnis ini lahir akibat dari perbedaan pandangan yang lahir dari memiliki companion bisnis. Perbedaan-perbedaan pandangan yang lahir tersebut akan berdampak pada pengambilan keputusan menjadi lebih kompleks.

Tentu saja hal tersebut akan mempermudah komunikasi dan memperkecil risiko bisnis. Ada baiknya Anda mempelajari latar belakangnya secara teliti. Pastikan si calon itu memiliki pengalaman bisnis yang baik dan tidak memiliki rekam jejak yang buruk, misal sering meninggalkan partner sebelumnya atau membawa lari uang perusahaan.

Berbisnis dengan parter

Belum lagi, waktu yang harus saya luangkan untuk mengurus bisnis sendiri juga tidak sedikit.Nah, saya mulai berpikir untuk mengajak teman untuk memulai bisnis. Apa saran dari Avrist jika saya ingin membuka bisnis dengan teman? Namun ada baiknya, sebelum memilih associate bisnis yang tepat untuk kelangsungan bisnis Anda, beberapa hal berikut ini dapat dijadikan acuan awal, seperti dilansir olehEntrepreneur. Anda merasa sudah menemukan orang yang tepat untuk dijadikan companion bisnis?

Jadi, ketika bisnis kembali dibuka oleh pemerintah, Anda perlu mencari cara untuk menyesuaikan bisnis Anda dengan kenyataan tanpa membuat kejenuhan bertambah. Saat ini usaha tsb kekurangan modal modal untuk berkembang, ttp memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Sehingga, kita diserahi tanggung jawab mengelola keuangan sementara rekan memiliki peran lebih dalam pengembangan produk.