10 Etika Bisnis Islam Yang Diajarkan Rasulullah Saw

Pencurian terjadi pada kasus insider buying and selling ketika seseorang menggunakan informasi yang bersifat rahasia yang dimiliki. Pencurian juga terjadi ketika perusahaan menjual produk palsu atau seseorang menetapkan harga yang telah dimanipulasi. Kolusi dalam penetapan harga menghasilkan pencurian karena kolusi tersebut menetapkan harga lebih tinggi dari harga normal dan mengambil uang kelebihan tersebut dari pembeli yang sebenarnya tidak diperlukan dalam rangka pertukaran. Menipu pelanggan seperti halnya mengambil harta kekayaan orang lain tanpa seijinnya, terjadinya harga yang tidak wajar.

Hal itu akan membuat pelaku bisnis tidak bersikap baik dan profesional. Dan biasanya dimulai dari perencanaan strategis, organisasi yang baik, sistem prosedur yang transparan didukung oleh budaya perusahaan yang handal serta etika perusahaan yang dilaksanakan secara konsisten dan konsekuen. Dalam etika bisnis diterapkan secara khusus prinsip-prinsip dan norma-norma moral di bidang bisnis. Pakaian menjadi salah satu etika dalam berbisnis yang penting karena langsung dapat dilihat oleh mata. Dalam berbisnis, berpakaian rapi juga berarti kamu menghormati relasi bisnis, investor, bahkan konsumen dari bisnis/usaha milikmu. Memakai pakaian yang rapi dan harum juga menggambarkan kualitas dirimu sebagai seseorang yang dapat dipercaya.

Etika bermaksud membantu manusia untuk bertindak secara bebas dan bertanggungjawab. Kebebasan dan tanggung jawab adalah unsur pokok dari otonomi moral yang merupakan salah satu prinsip utama moralitas, termasuk etika bisnis. Pemilahan perilaku etis dan tidak etis tidak hanya berlaku dalam hubungan antar masyarakat saja tapi juga dalam dunia bisnis. 3) Upaya untuk melindungi terjaganya atmosfir berbisnis dari hadirnya kemungkinan buruk akan “berkembang biaknya virus” perilaku-perilaku nonetikal, baik yang bersumber dari lingkungan internal maupun lingkungan eksternal organisasi. Disinyalir belakangan ini semakin sering saja terjadi kasus-kasus pencurian terhadap barang-barang milik organisasi dikarenakan minimnya informasi atau kurangnya penyuluhan mengenai etika bisnis yang disepakati bersama.

Potensi konflik organisasional-profesional (organizational-professional conflict)disebabkan adanya tekanan pihak manajemen untuk melakukan perilaku tidak etis. Akhirnya, konflik etis yang dirasakan dapat menyebabkan organisasi menjadi disfungsional, seperti komitmen organisasional yang rendah, komitmen profesional yang tidak terakomodasi, dan niat turn over yang sangat tinggi. Saat semua hal berjalan secara sistematis dan fungsional, maka para karyawan akan bekerja sesuai dengan contoh etika bisnis yang berlaku, serta paham dan taat pada kewajiban-kewajiban hukum yang harus dipatuhi. Ini menjadikan lingkungan kerja menjadi semakin nyaman, aman, dan terhindar dari permasalahan hukum.

Namun bila diminta untuk memilih bisnis baik atau bisnis sukses, manakah yang akan Anda ambil? Tahan dulu jawaban Anda karena mungkin saja Anda belum sepenuhnya memahami makna sesungguhnya dari bisnis baik dan bisnis sukses. Dalam dunia maya juga memiliki peraturan, yang mana peraturan itu harus di taati oleh para pengguna nya, begitu pun untuk transaksi di pasar online harus mentaati peraturan. Untuk menikmati kecanggihan dunia IT yang aman, pengguna harus lah bertanggung jawab atas apa yang di lakukan di dunia maya. E-Commerce ini Greader merupakan informasi dan jasa yang di lakukan secara elektronik yang akan menggunakan jaringan komputer, untuk proses transaksi penjualan dan pembelian produk. Kepercayaan sangat di butuhkan dalam melakukan bisnis, sebab bisnis akan berkembang jika kepercayaan itu ada dan memiliki relasi. [newline]Maka etika di butuhkan untuk memperkuat dan menumbuhkan rasa saling percaya.

Dengan memiliki etika bisnis yang baik, secara otomatis bisnis Anda akan lebih mudah berkembang. Ya, meskipun kita tahu, bahwa ada sebuah jargon lawas yang berbunyi, enterprise is enterprise atau bisnis adalah bisnis. Karena jargon inilah mengapa etika bisnis sangat penting untuk dipegang teguh.

Etika dalam berbisnis

Pada dasarnya setiap orang yang ada dalam suatu organisasi memiliki suatu peran. Peran tersebut berkaitan dengan hak dan kewajiban seseorang sesuai dengan kedudukannya dalam suatu organisasi. Misalnya, manajer pembelian memiliki kewenangan untuk melakukan pembelian atas nama perusahaan dan memiliki tanggung jawab untuk membuat keputusan pembelian yang menguntungkan bagi perusahaan. Sebagian besar para manajer berpikir bahwa mereka adalah termasuk orang yang memiliki etika, namun sebagian dari mereka masih bertanya apakah etika relevan terhadap peran mereka sebagai seorang manajer.